Thursday, March 19, 2015

Cerdik Atasi Kenaikan TDL


Kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) mulai awal Juli lalu dirasakan cukup memberatkan sebagian besar penduduk Indonesia. Kenaikan TDL tersebut tentu saja akan menimbulkan efek yang berantai dari satu aspek ke aspek lain kehidupan sehari-hari.
Di bidang usaha yang menggunakan banyak perangkat komputer seperti halnya warung internet dan gamenet kenaikan ini juga dirasakan sangat memberatkan. Biaya operasional bidang usaha tersebut tentu saja akan membengkak karena menggunakan daya listrik secara penuh untuk mengoperasikan komputer dan pendingin udara.
Artinya, usaha-usaha seperti di atas dapat terancam gulung tikar bila tidak berusaha untuk menaikkan tarif sewa jasa mereka, yang tentu saja hal ini tidak akan dengan mudah bisa diterima konsumennya. Untuk itulah ada beberapa cara cerdik untuk menekan biaya operasional dan mengantisipasi kenaikan tarif dasar listrik ini agar tidak memberatkan usaha yang menggunakan banyak perangkat komputer .


Sistem Komputer
Intel Core i3 -530
AMD Phenom II 555
Tes Ujicoba
Jenis tes
Rata-rata Watt
Rata-rata Watt
Idle
Idle (teknologi hemat daya aktif)
59.5
81
Stress Test
OCCT-CPU
89.5
164
OCCT-CPU LINPACK
98
171.5
OCCT-GPU
85.5
109.5
OCCT-CUDA memtest
82
82
Orthos
93
139.5
Game Online
Point Blank Gemscool
75
131.5
Point Blank Gemscool Graphic High
75
100
CABAL ON LINE
91
100
Facebook Frontier Ville Zynga Game
67
129.5
Game Offline
Bad Company 2
88
116.5
Benchmark Synthetic
3DMark 2006 Setting Default
94
116.5
3DMark Vantage
92.5
137
Unigine Heaven DX.11 Setting Default
86.5
107.5
Benchmark Game
Final Fantasy XIV
91
114
Resident Evil 5
87
120
Devil May Cry 4
84
130.5
Tabel: Tes ujicoba penggunaan daya listrik rata-rata pada sistem dengan spesifikasi VGA Nvidia 9500GT, LED Monitor Philips 19”, HD 640 WDC Green Power, PSU FSP Bluestorm 500Watt 80 Plus, Mainboard MSI H55  ( Intel Core i3 -530 ) dan MSI 785 ( AMD Phenom II 555 ) dengan fitus APS.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk melakukan penghematan biaya listrik adalah dengan melakukan pemilihan secara tepat komponen-komponen komputer. Adapun beberapa komponen yang dapat berpengaruh cukup signifikan beberapa di antaranya adalah:
Processor
Komponen utama dari perangkat komputer ini mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadapa konsumsi daya perangkat komputer. Bila masih menggunakan processor jenis lama, sebaiknya gantilah dengan memilih jenis processor yang lebih baru dengan penggunaan daya yang lebih rendah.
Intel Pentium 4 dan Intel Core 2 Duo lebih boros daya dibandingkan Intel Core i3, Intel Core i5, atau Intel Core i7 dengan socket LGA 1156. Sedangkan untuk AMD, AMD Athlon 64 jenis lama lebih boros daya dibandingkan dengan AMD Athlon II maupun AMD Phenom II.
Dalam pengujian yang kami lakukan antara produk processor AMD dengan Intel, Intel jenis Core i3 merupakan processor yang sangat baik dalam penghematan penggunaan daya listrik. Dalam posisi idle daya yang digunakan menjalankan sebuah sistem komputer hanya sekitar 60 watt (dengan tambahan sebuah kartu grafis Nvidia Geforce 9500GT).
Sedangkan untuk sistem full load sebuah sistem dengan Intel Core i3 tidak lebih dari 100 watt. Sistem dengan menggunakan Intel Core i3 rata-rata lebih rendah sekitar 20 watt dibandingkan dengan sebuah sistem dengan AMD Phenom II yang dari sisi harga dan performa setara.
Mainboard
Mainboard saat ini banyak memiliki fitur-fitur penghematan daya listrik, dan ini sangat penting bagi pendukung sistem secara keseluruhan. Dalam pengujian kami menggunakan mainboard MSI yang dilengkapi fitur APS (Active Phase Switching) penghematan daya yang bisa dicapai dalam posisi idle adalah sekitar 10 watt dan dalam posisi full load sekitar 15 Watt lebih rendah dibandingkan mainboard lain yang tidak mengunakan fitur penghematan daya seperti merek MSI tersebut. Produk lain yang mempunyai fitur hemat daya pada mainboard-nya adalah Asus dengan fitur EPU dan Gigabyte dengan fitur DES.
Harddisk Drive
Perangkat ini juga bisa dikatakan signifikan mengurangi penggunaan daya listrik. Beberapa produk saat ini misalnya dari merek Western Digital mengeluarkan seri harddisk drive dengan label WDC Green Power. Perangkat seperti WDC Green Power series ini mempunyai penghematan daya sekitar 3 Watt sampai dengan 5 Watt dibandingkan dengan perangkat harddisk lain yang tidak mempunyai fitur penghematan daya listrik. Salah satu cara yang dilakukan harddisk drive dengan fitur Green Power ini adalah mengurangi kecepatan putaran sampai dengan 5400 Rpm dan melakukan akses data bisa hanya bila diperlukan saja, selebihnya dia akan berhenti berputar.
Kartu Grafis
Bila Anda bukan seorang entusias komputer ataupun maniak game, pilihlah kartu grafis yang mempunyai fitur Green. Baik AMD Ati Radeon maupun Nvidia Geforce saat ini membuat banyak seri kartu grafis dengan teknologi terbaru tetapi mempunyai fitur hemat daya. Seri kartu grafis dengan fitur Green ini menghilangkan penggunaan tambahan daya listrik dengan  socket 6 pin maupun 8 pin. Tentu saja penghilangan socket power VGA (kartu grafis) ini mempunyai konsekuensi penurunan performa kartu grafis karena asupan daya yang berkurang sehingga biasanya GPU Clock maupun Memori Clock lebih rendah dari standar seharusnya. Daya yang bisa dihemat dari menggunakan fitur ini adalah sekitar 5 Watt sampai dengan 10 Watt.
Power Supply
Dari pengujian yang kami lakukan dengan penggunaan alat Power Meter, power supply dengan rating True Power dan sertifikasi 80 Plus mempunyai penghematan daya sampai dengan 10 Watt dibandingkan dengan PSU abal-abal bawaan casing yang berharga murah. Secara umum PSU abal-abal memang cudah cukup untuk menyalakan sebuah sistem komputer, tetapi ternyata dia lebih banyak (boros) menggunakan daya listrik dan output daya listriknya cenderung tidak stabil karena penggunaan komponen yang murah di dalamnya.
LED Monitor
Penggunaan LED monitor sangat rendah dalam mengkonsumsi daya listrik, selisih antara LCD monitor dengan LED monitor adalah sekitar 5-6 Watt. Dalam pengujian kami melakukan pengukuran penggunaan LCD Monitor merek LG 19 inchi adalah sebesar 21 Watt, sedangkan untuk jenis LED kami menggunakan monitor LED Philips 19 inchi dan pengukuran menghasilkan angka 15 Watt sampai dengan 16 Watt. Hindarilah penggunaan jenis monitor tabung CRT karena daya listrik yang dipakai bisa mencapai 100 Watt, tergantung ukurannya. Saat ini penggunaan LED monitor memang paling sesuai karena secara daya listrik hemat, kontras warna yang didapatkan juga lebih besar.
Secara umum, itulah yang dilakukan untuk melakukan penghematan biaya listrik. Pemilihan komponen komputer yang tepat bisa menjadi salah satu solusi. Andaikata kita menggunakan pemilihan yang tepat tersebut, biaya yang kita keluarkan perbulan bisa dihemat, apalagi untuk investasi yang lebih lama hingga bertahun-tahun.




Selisih Rata2
Processor (sistem Full Load)
Pentium/AMD Lama
Intel Core i3


> 120 Watt
99 Watt
20 Watt
Mainboard (sistem Full Load)
Biasa
Dgn Fitur APS

misal : Intel H55
99 Watt
115 Watt
15 Watt
HDD
Biasa
Green Power


7-10 Watt
3-4 Watt
4-6 Watt
Kartu Grafis
Biasa
Green Power
 8-10 Watt
PSU
Biasa
True Power 80Plus
 10-15 Watt
Monitor
LCD
LED


21 Watt
15-16 watt
5-6 Watt
Penghematan


62-72 Watt
Tabel : Penghematan dengan pemilihan komponen komputer (PC)
Dari tabel tersebut jika dengan pemilihan komponen komputer dapat menghasilkan penghematan sebesar 62 watt, maka nilai rupiah yang bisa dihemat sebuah warnet atau gamenet dengan memilih komponen tersebut kurang lebih sebesar :
62 watt x 12 jam (asumsi waktu pemakaian perhari) = 744 watt jam = 0,744 kwh.
Jika setelah kenaikan TDL ini biaya per kwh rata-rata Rp 900, maka per hari/komputer bisa menghemat 0,744 x Rp 900 =  Rp 669,6 per hari.
Dalam satu bulan Rp 669,6 x 30 = Rp 20.088.
Misalnya mempunyai sekitar 25 unit komputer, maka Warnet dan Gamenet bisa berhemat sekitar : Rp 20.088 x 25 = Rp 502.200/bulan
Dalam waktu 1 tahun, tentu saja lebih banyak nilai yang bisa dihemat untuk biaya operasional saja.

Mulailah mencoba berhemat dari sekarang, selain untuk lebih peduli kepada pemanfaatan penggunaan sumber daya, kita juga mendukung pelestarian lingkungan hidup dengan mengurangi emisi CO2.

No comments:

Post a Comment